Operation lift pada atap gedung


STUDI KASUS
Pendahuluan
Deskripsi Singkat Bangunan
Bangunan yang akan didesain pada kali ini adalah bangunan perkantoran 3 lantai yang berlokasi di Bandung. Tinggi tiap lantai bangunan ini adalah 3,5 m untuk lantai dasar dan 3 m untuk lantai tipikal, serta untuk rumah kepala tangga adalah 2,5 m. Jarak antar kolom dan panjang bentang balok dapat dilihat pada gambar denah bangunan.
Material bangunan yang digunakan untuk seluruh balok, kolom, serta pelat adalah menggunakan sistem beton bertulang.

Denah Bangunan
Denah bangunan yang akan didesain digambarkan sebagai berikut:

Image

Bagian Struktur yang Didesain
Struktur yang didesain yaitu struktur bagian atas. Struktur bagian atas terdiri dari perencanaan kolom, balok, dan pelat.
Mutu Bahan
Mutu bahan yang digunakan terdiri dari:
Mutu tulangan baja  ulir  fy = 400 MPa
Mutu tulangan baja polos  fy = 240 MPa
Mutu beton  f’c= 30 Mpa

Image

Image

Image

Image

Image

Image

Peraturan yang Digunakan
Peraturan yang digunakan dalam mendesain keseluruhan struktur terdiri dari :
Pedoman Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung SKBI-1.3.53.1987
Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Bangunan Gedung (SNI 03-1726-2003)
Tata Cara Perhitungan Struktur
Grid Dimention ( Plan )
Uniform Grid Spacing
Number Line In X Direction    : 4 ( Jumlah garis grid arah X )

Number Line In Y Direction    : 4 ( Jumlah garis grid arah Y )
Spacing In X Direction           : 4 meter

Spacing In Y Direction            : 5 meter
Story Dimention
Simple Story Data
Number Of Stories                 : 4 ( Jumlah lantai bangunan )
Typical Story Height               : 3 meter
Bottom Story Height               : 3.5 meter
Gambarkan frame dengan menu draw  >  draw line objects > draw line

Gambarkan frame dengan menu draw > draw area objects > draw area

Gambar 3 dimensi dapat dilihat pada gambar A.3.

termasuk ruang lift ukuran 2×2 dan tinggi 2.3 meter

Image

Pengecekan Struktur
Sebelum melakukan assign beban terhadap model, tahap yang harus dilakukan adalah pengecekan dari permodelan struktur tersebut. Pengecekan dari permodelan  struktur bermaksud agar dapat memastikan bahwa permodelan struktur tersebut telah benar

Langkah-Langkah Pengecekan:
Setelah model struktur selesai dibuat , struktur harus dichek untuk memastikan tidak ada kesalahan pada saat pemodelan. Tekan tombol analyse lalu pilih check model. Jika tidak ada warning message berarti pemodelan struktur sudah benar.

Setelah pemodelan struktur benar, maka kita akan melakukan pengecekan pada reaksi perletakan. Untuk itu kita berikan suatu beban tepusat searah gravitasi      ( load case untuk dead load harus dibuat 0 ), setelah itu  struktur dianalisis. Besar reaksi, pada perletakan harus sama dengan dengan besar beban terpusat yang diberikan.

TAMBAHAN
ANALISIS GEMPA STATIK EKIVALEN
Pada analisis statik, bangunan dianggap tidak bergerak, berdiri utuh. Kemudian pada tiap-tiap titik pusat masa lantai diberikan gaya yang besarnya berbeda-beda tiap lantai sesuai dengan cara perhitungan yang telah diatur oleh UBC (Universal Building Codes).

Melakukan definisi terhadap Mass Source

JENIS BEBAN-BEBAN YANG DIPILIH DALAM MASS SOURCE AKAN BERPENGARUH TERHADAP BERAT BANGUNAN.

Image

ustomer           : FOREVER COLLECTION
Alamat               : PLUIT – JAKARTA
Kapasitas           : SWL 2Ton
Test Load           : 2.5 Ton
Jenis Lift             : 4 Lantai
Konstruksi        : Semi Independent/Indoor
Lifting Height  : 12 Meter
Sangkar              : 1600mmx1560mmx2000mm
Pintu Ruang     : Swing Wiremesh
Pintu Sangkar  :
Control               : PLC + Phase Protector
Aplikasi              : Garment
Type Hoist         : SMO-S3000
Keterangan      : Engine SAMSUNG( Single Speed)
Tahun                 : Agustus 2010

Perancangan Struktur Baja
Program ETABS akan menghitung dan melaporkan rasio tegangan kekuatan profil baja dalam menahan beban rencana. Rasio tegangan tersebut berdasarkan harga momen dan geser maksimum dari kombinasi beban dan juga kriteria-kriteria perencanaan lain yang ditetapkan untuk setiap Code yang diikuti. Untuk struktur baja program ETABS tidak dapat mengeluarkan sambungan yang terjadi di tiap-tiap joint. Akan tetapi program ETABS akan mengeluarkan gaya-gaya dalam yang dapat digunakan untuk perencanaan secara manual. Untuk profil baja semua balok hanya dirancang terhadap momen lentur dan geser pada sumbu mayor saja, sedangkan dalam arah minor balok dianggap menyatu dengan lantai sehingga tidak dihitung. Jika dalam kenyataannya perlu perancangan lentur dalam arah minor (penampang bi-aksial) maka perencana harus menghitung tersendiri, termasuk jika timbul torsi.

Untuk memahami cara mendesain struktur baja lakukanlah latihan dengan contoh soal yang sama seperti perencanaan system struktur beton bertulang. Lakukan input sebagai berikut:

Material:
Gunakan Baja BJ-37 (fy = 240 Mpa, fu = 370 Mpa)

Frame:
Perencanaan Kolom
Tingkat 1 dan 2            = IWF 400.400.13.21
Tingkat 3                      = IWF 300.300.10.15
Kepala lift                    = IWF 200.200.8.12
Perencanaan Balo
Balok bentang 4 m       = IWF 350.175.7.11
Balok Bentang 5 m       = IWF 600.300.12.20
Balok kepala lift            = IWF 250.125.6.9
Pelat gunakan pelat beton yang persis sama seperti pada perencanaan beton bertulang.
Lakukan perhitungan sampai menemukan desain yang optimum dengan memperhatikan syarat yang berlaku (kekuatan, kekakuan, dan kinerja batas layan).

One thought on “Operation lift pada atap gedung

  1. asslm,..pa sya mw tanya,,untuk pembebanan dari beban LIFT itu sendiri bagaimana pada strukturnya?apakah beban merat atau terpusat..dan dibebankanya dimana?apakah dilantai penutup Core Lift atau bagaimana?mohon pencerahannya pa.terimaksih (email sya: Baehaki_Bae@yahoo.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s